PERANGKAT KERAS

PERANGKAT KERAS SISTEM KOMPUTER

Materi Pembelajaran

Berbagai aspek kehidupan manusia tidak dapat dilepaskan dari  teknologi, khususnya saat ini teknologi komputer. Hal ini dapat Anda perhatikan seperti untuk menuliskan suatu dokumen,  cenderung sudah meninggalkan mesin ketik manual dan digantikan perannya oleh komputer. Kasir di pertokoan besar (supermarket) sudah menggunakan peralatan otomatis berupa komputer yang didisain khusus untuk keperluan itu. Kumpulan lagu-lagu yang sebelumnya hanya dapat didengarkan melalui media kaset atau piringan hitam, saat ini sudah mulai dikemas dalam bentuk compact disk (CD) yang dapat didengarkan dengan menggunakan komputer multimedia. Perkembangan teknologi komputer di bidang kesehatan yang maju sangat pesat untuk membantu diagnossis penyakit dan proses penyembuahnnya. Masih banyak bidang kehidupan manusia yang saat ini sudah menggunakan peralatan komputer.

Sejarah Komputer

Disiplin ilmu komputer muncul sejak tahun 1940-an, seiring dengan berpadunya teori algoritma dan logika matematika, serta ditemukannya komputer elektronik dengan kemampuan penyimpanan program. Alan Turing dan Kurt Godel, pada tahun 1930-an berhasil memadukan algoritma, logika, dan penghitungan matematika serta merealisasikannya dalam sebuah alat atau rule system. Prinsip algoritma yang digunakan diambil dari Ada Lovelace, yang  telah dikembangkan 60 tahun sebelumnya.  Penemu algoritma adalah seorang bernama Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa Al Khwarizmi, seorang ahli matematika dari Uzbekistan yang hidup pada tahun 770-840 masehi. Literatur barat menyebut Al Khwarizmi dengan Algorizm yang kemudian menjadi algoritma. Sedangkan komputer analog diciptakan oleh Vannevar Bush pada tahun 1920, dan disusul dengan komputer elektronik yang dikembangkan oleh Howard Aiken dan Konrad Zuse tahun 1930. John Von Neumann pada tahun 1945 mendemonstrasikan salah satu karya fenomenalnya, yaitu sebuah arsitektur komputer yang disebut “Von Neumann Machine“. Program disimpan pada memori komputer. Arsitektur komputer inilah yang kemudian digunakan oleh pengembang sistem komputer modern sampai sekarang.

Tahun 1960 merupakan awal secara formal adanya Ilmu Komputer dan  Jurusan Ilmu Komputer pada perguruan tinggi mulai marak dikembangkan. Disiplin ilmu baru tersebut terkenal dengan sebutan Ilmu Komputer (Computer Science), Teknik Komputer (Computer Engineering), Komputing (Computing), atau Informatika (Informatics).

Definisi Komputer

Istilah komputer mempunyai pengertian yang luas dan berbeda untuk  setiap ahli. Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa latin computare yang berarti menghitung (to compute atau to reckon).  Menurut Blissmer (1985), komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.  Menurut Sanders (1985), komputer adalah sistem elektronik untuk mengolah data dengan cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori. Masih banyak lagi ahli yang mendefinisikan secara berbeda tentang komputer. Namun, pada intinya dapat disimpulkan bahwa “ komputer adalah suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer, dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis”.

Dari definisi tersebut terdapat tiga istilah penting, yaitu data (input), pengolahan data (proses), dan informasi (output). Pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan nama pengolahan data  elektronik (PDE) atau elecronic data processing (EDP). Data adalah kumpulan gejala dari suatu fakta, dapat berupa angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya. Data masih belum memiliki makna yang banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut.  Pengolahan data merupakan suatu proses merubah data ke dalam bentuk yang lebih bermakna/berguna yang selanjutnya disebut informasi. Dengan demikian, informasi adalah hasil dari suatu kegiatan pengolahan data yang memberikan bentuk yang lebih bermakna dari suatu fakta. Oleh karena itu, pengolahan data elektronik adalah proses manipulasi data menjadi informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik yaitu komputer.

Ilmu Komputer adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan komputer dan komputasi. Di dalamnya terdapat teoritika, eksperimen, dan pendesainan komponen, serta termasuk didalamnya hal-hal yang berhubungan dengan:

  1. Teori-teori untuk memahami komputer device, program, dan sistem
  2. Eksperimen untuk pengembangan dan pengetesan konsep
  3. Metodologi desain, algoritma, dan tool untuk merealisasikannya
  4. Metode analisa untuk melakukan pembuktian bahwa realisasi sudah sesuai dengan requirement yang diminta.

 

Beberapa definisi lain yang lebih abstrak tentang ilmu komputer seperti pendapat Denning. Ia mendefinisikan tentang ilmu komputer dalam makalahnya yang terkenal tentang disiplin ilmu komputer yaitu : ”Ilmu Komputer adalah studi sistematik tentang proses algoritmik yang mengjelaskan dan mentrasformasikan informasi: baik itu berhubungan dengan teori-teori, analisa, desain, efisiensi, implementasi, ataupun aplikasi-aplikasi yang ada padanya”.

Kita dapat menyimpulkan dari persamaan pemakaian terminologi dan hakekat makna dalam definisi dari para peneliti di atas, bahwa: Ilmu Komputer adalah ilmu pengetahuan yang berisi tentang teori, metodologi, desain dan implementasi, berhubungan dengan komputasi, komputer, dan algoritmanya dalam konteks perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware).

Ada persepsi yang salah terkait dengan pemahaman Ilmu Komputer. Hal-hal yang diaksud  antara lain sebafai berikut.

1.       Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang komputer. Ilmu Komputer bukanlah ilmu yang hanya mempelajari tentang komputer, seperti juga ilmu astronomi yang bukan ilmu tentang teleskop, atau ilmu biologi juga bukan ilmu yang hanya mempelajari tentang mikroskop. Komputer, teleskop dan mikroskop adalah alat dari ilmu, dan bukan ilmu itu sendiri.

2.       Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menulis program komputer.

3.       Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang pengunaan aplikasi-aplikasi komputer.

Sistem Komputer

Pembuatan komputer utamanya ditujukan agar dapat digunakan untuk mengolah data,  ia harus berbentuk suatu sistem yang selanjutnya disebut sistem komputer. Sistem komputer secara umum terdiri atas elemen-elemen yang saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan tujuan utama dari sistem tersebut.  Tujuan utama dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi dengan dukungan elemen perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan orang (brainware). Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi sejumlah instruksi untuk melakukan proses tertentu dan orang yang berkepentingan dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidak akan berarti, ia  hanya berupa kumpulan logam dan plastik. Perangkat keras dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikannya. Struktur komputer merupakan cara-cara sejumlah elemen saling berhubungan atau terkait.

 

Komponen pemroses atau prosesor atau disebut juga CPU (Central Processing Unit) merupakan otak dan pusat pengendali di dalam sebuah sistem komputer. Jenis dan kemampuan prosesor sangat menentukan kecepatan komputer di dalam memproses data.

Banyak terjadi perkembangan menarik pada teknologi prosesor. Berbagai merk dan jenis prosesor yang banyak diminati di antaranya merk: AMD (American Micro Device), APPLE, Cyrex ё VIA, IBM, IDT, Intel, dan sebagainya.

 

a. Bagian Penting Komponen Prosesor

Secara umum prosesor memiliki tiga bagian penting, yaitu:

1.   Arithmatics Logical Unit (ALU), bagian ini berperan sebagai pusat dari segala perhitungan matematis untuk menjalankan semua perintah yang harus dilaksanakan oleh sebuah sistem komputer.

2.   Control Unit (CU): merupakan bagian yang menjadi pengatur semua lalu lintas data dan perhitungan yang dilakukan oleh prosesor. Dengan adanya unit ini, segala perhitungan dan eksekusi dapat dilakukan secara berurutan tanpa adanya tumpang tindih antara satu perintah dengan perintah yang lain.

3.   Memory Unit (MU) : bagian ini mendukung kerja prosesor agar tidak perlu mengulang perintah yang sama ke bagian lain sehingga bisa menghemat waktu pemrosesan data.

b. Jenis-jenis Prosesor

1. Prosesor Intel

Sejak 1978, prosesor Intel mengalami evolusi dari 8086 dan 8088 menjadi 8086, 80386 dan 80486, sampai ke prosesor Pentium. Semuanya merupakan bagian dari keluarga x 86. Keluarga Intel Pentium termasuk prosesor Pentium, Pentium Pro, Pentium dengan MMX, Pentium II, Pentium III, Pentium IV, Celeron, Xeon, Core Soho, dan yang terbaru Core Duo. Prosesor Intel generasi awal hanya memiliki ribuan transistor dan prosesor generasi sekarang sampai jutaan transistor.

Hingga saat ini prosesor Intel Pentium IV sudah mencapai  generasi sebagai berikut:

a).       Soket 423 dengan prosesor FSB 400 Mhz dengan cache memory L2 sebanyak 256 KB dan densitas 0,18 mikron

b).       Generasi soket 478 dengan ukuran 3,5 x 3,5 cm dan prosesor FSB 400 Mhz. Cache Memory L2-nya sebanyak 256 KB dengan densitas 0,18 mikron. Tegangan yang dibutuhkan untuk prosesor ini sebesar 1,7 volt.

c).        Generasi prosesor dengan seri A di belakang angka kecepatannya yang dikenal dengan istilah Northwood. Perkembangan dari prosesor ini adalah Cache Memory 512 KB, densitas 0,13 mikron, tegangan yang dibutuhkan 1,5 volt, FSBnya menjadi 533 Mhz.

d).       Generasi prosesor dengan fasilitas hyper threading dengan clock prosesornya sebesar 3,06 Ghz.

e).       Generasi prosesor Intel Pentium IV 3 Gb sampai dengan 3,2 Gb, memiliki FSB sebesar 800 Mhz dan fasilitas hyper threading.

2. Prosesor AMD

Advanced Micro Device (AMD) dikenal sebagai pembuat prosesor dengan kinerja lebih rendah, walaupun hal ini masih dapat diperdebatkan seiring dengan makin majunya teknologi prosesor saat ini.  Dengan produk seperti AMD Athlon, Duron, dan Sempron, AMD menantang prosesor Intel, baik dari segi harga maupun performa.

3. Prosesor Cyrex

Cyrex pada awalnya hanya memproduksi chip, tetapi lama kelamaan juga ikut memproduksi micro­processor. Prosesor Cyrex biasanya digunakan untuk PC low-en dengan harga murah. Keluarga prosesor Cyrex di antaranya MediaGX dan Mil.

4. Prosesor Motorola

Motorola membuat CPU yang digunakan di komputer Apple Macintosh dan Power PC. Prosesor Macintosh menggunakan struktur desain yang berbeda dari processor IBM-PC compatible. Dengan munculnya Power PC, G3, G4, dan baru G5, komputer Macintosh membuat standar baru bagi komputer dari segi kinerja dan harga.

Motorola membuat CPU yang digunakan di komputer Apple Macintosh dan Power PC. Prosesor Macintosh Menggunakan struktur desain yang berbeda dari prosesor IBM PC compatible. Dengan munculnya Power PC, G3, G4 dan G5 komputer Macintosh membuat standar baru bagi computer dari segi kinerja dan harga.

 

b. Motherboard

Motherboard merupakan tempat prosesor dipasang. Motherboard terdiri atas sirkuit dan komponen-komponen elektronik sehingga memungkinkan berbagai komponen komputer untuk berkomunikasi satu sama lainnya.

c. Memory

Memori menyimpan data intruksi program, sementara CPU melakukan penghitungan terhadap data-data ini. Memori ini terbagi atas dua macam, yaitu;

1)  Read Only Memory (ROM)

ROM adalah memori yang hanya bisa dibaca saja, tidak dapat diubah dan dihapus, dan sudah diisi oleh pabrik pembuat komputer. Isi ROM diperlukan pada saat komputer dihidupkan. Perintah yang ada pada ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Perintah yang ada di ROM antara lain adalah perintah untuk membaca sistem operasi. Dari disk, perintah untuk mengecek semua peralatan yang ada di unit sistem dan perintah untuk menampilkan pesan di layar. Isi ROM tidak akan hilang meskipun tidak ada aliran listrik.

Pada saat sekarang ini ROM t’elah mengalami perkembangan dan banyak macamnya antara lain:

a)    PROM (Programable ROM)

ROM yang bisa kita program kembali dan hanya boleh satu kali perubahan.  Setelah itu ROM tidak dapat lagi diprogram.

b)    RPROM (Re-Programable ROM)

RPROM merupakan perkembangan dari versi PROM dan kita dapat melakukan perubahan berulang kali sesuai dengan yang diinginkan.

c)     EPROM (Erasable Program ROM)

EPROM merupakan ROM yang dapat dihapus dan program kembali. Penghapusannya dilakukan dengan menggunakan sinar ultraviolet.

d)    EEPROM (Electrically Erasable Program ROM)

EEPROM merupaka perkembangan mutakhir dari ROM dan kita dapat mengubah dan menghapus program ROM dengan menggunakan teknik elektrik. EEPROM merupakan jenis yang paling banyak digunakan saat ini.

 

2). Random Access Memory (RAM)

RAM adalah memori yang dapat diakses secara random. RAM berfungsi untuk menyimpan program yang diolah untuk sementara waktu (power on). Jika komputer kita matikan, seluruh data yang tersimpan dalam RAM akan hilang. Fungsi dari RAM ini adalah mempercepat pemrosesan data pada komputer. Agar data yang dibuat tidak hilang pada saat komputer dimatikan, diperlukan media penyimpanan eksternal, seperti : disket, harddisk, dan lain-lain.

 

Fungsi Komputer

Fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi setiap komponen sebagai bagian dari struktur sistem komputer.

a. Komputer Merupakan Hasil Industri Canggih

Komputer yang dikenal sekarang adalah hasil pengembangan teknologi elektronika dan ilmu komputer/informatika. Bentuk komputer yang asalnya berukuran besar dan membutuhkan tempat besar, sekarang berbentuk kecil dengan kemampuan besar. Kemajuan industri komponen elektronika integrated circuit (IC) telah mendorong terciptanya berbagai perangkat chip IC yang beragam dan mendukung berbagai keperluan pembuatan produk elektronik. Kemajuan teknologi elektronika tidak terlepas dari adanya kemajuan di bidang pengetahuan dan pengolahan bahan semikonduktor khususnya silikon.

Manfaat komputer saat ini cukup beragam mulai dari alat bantu menulis, menggambar, mengedit foto, memutar video, memutar lagu sampai analisis data hasil penelitian, dan mengoperasikan program-program penyelesaian problem-problem ilmiah, industri dan bisinis. Dunia anak telah lama mengenal alat permainan game yang dikendalikan oleh sistem komputer. Di bidang industri, komputer telah dipergunakan untuk mengontrol mesin-mesin produksi dengan ketepatan tinggi (misalnya CNC, sebuah mesin serba guna dalam industri metal). Berkat CNC dapaat dijumpai berbagai produk industri logam yang bervariasi dan  mendatangkan kesulitan bila dikerjakan secara manual. Banyak pula mesin-mesin industri garmen dilengkapi dengan kontrol komputer, misalnya perusahaan topi bodir dapat memproduksi topi dengan kualitas gambar bordir yang seragam dalam jumlah banyak dalam waktu singkat. Pada perusahaan dagang seperti department store telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga mesin tersebut dapat dikontrol oleh pihak manajer hanya dari ruangan kerjanya saja.

Pada bidang pendidikan, komputer dijumpai sebagai alat bantu pelajaran, peralatan laboratorium, sehingga alat tersebut dapat bekerja lebih teliti dan dapat mengatasi kendala hambatan indra manusia. Di bidang pendidikan, riset mempergunakan komputer mendatangkan manfaat yang banyak di dalam kehidupan sehari-hari. Beragam obat, baik untuk kesehatan manusia maupun  obat-obatan pertanian dan peternakan telah dipergunakan oleh masyarakat. Dalam bidang bioteknologi, peralatan-peralatan telah banyak yang dilengkapi dengan kontrol komputer untuk mengusahakan ketelitian kerja pada ruang steril.

Di bidang otomotif banyak kendaraan yang telah dilengkapi dengan sistem komputer sehingga penggunaan bahan bakarnya dapat diatur sedemikian rupa sampai taraf sangat efisien.  Bus-bus penumpang sudah dilengkapi dengan sistem kontrol komputer dan sensor-sensor canggih sehingga mengendarai bus tersebut terasa lebih aman. Penerapan kontrol komputer yang tercanggih terdapat di pesawat terbang dan pesawat angkasa. Untuk dapat mengatasi berbagai kendala alam dan sulit dilakukan oleh seorang pilot secara manual, sebuah pesawat terbang dapat dikendalikan secara otomatis sehingga bisa terbang dengan nyaman.

 

b. Komputer Sebagai Hasil Teknologi

Apa komputer itu? Mengapa sampai masyarakat modern tergantung dengan komputer ? Yang pasti komputer adalah hasil kemajuan teknologi elektronika dan ilmu komputer/informatika  dan berfungsi sebagai alat bantu untuk menulis, menggambar, menyunting gambar atau foto, membuat animasi, mengoperasikan program analisis ilmiah, simulasi, dan untuk mengontrol peralatan. Bentuk komputer yang dulu besar sekarang kecil tetapi kemampuan mengoperasikan program lebih beragam. Perlengkapan elektronik (hardware) dan perangkat lunak/software telah menjadikan sebuah komputer barang yang berguna. Sebuah komputer yang hanya memiliki perlengkapan elektronik saja atau software sehingga akan berfungsi. Dengan kedua perangkat tersebut, komputer dapat berfungsi menjadi alat yang berguna. Beberapa orang yang hobi atau para  ahli teknologi, dapat mengembangkan kemampuan komputer biasa untuk mengontrol peralatan mesin produksi ataupun peralatan rumah tangga. Dengan menambah  beberapa rangkaian elektronik buatannya, komputer bisa dipergunakan untuk mengendalikan peralatan-peralatan industri dan rumah tangga. Dengan dukungan teknologi chip IC telah memungkinkan orang membuat robot kecil yang berguna, sebagai contoh robot kendaraan yang dipergunakan dalam misi ruang angkasa.

 

c. Komponen Sebuah Komputer

Personal komputer terdiri atas  central processing unit (CPU), keyboard, dan monitor. CPU berfungsi sebagai pengolah data, keyboard sebagai alat bantu pemasukan data huruf dan angka ataupun perintah kontrol terhadap komputer. Monitor adalah alat penampil huruf, angka dan gambar. Adanya perkembangan teknologi elektronika dan ilmu komputer/informatika  telah memberikan perangkat tambahan pada komputer personal, contohnya : mouse (alat bantu kontrol komputer untuk mengoperasikan perintah-perintah program secara mudah), modem (alat bantu untuk mengubah data digital ke bentuk data voice atau sebaliknya sehingga data dari sebuah komputer dapat dikomunikasikan ke komputer lain melalui saluran telepon biasa, radio komunikasi ataupun stasiun bumi), kartu game dan suara (sound card), kartu video (video card), kartu penerima televisi, kartu penerima radio dan ethernet card serta macam-macam alat pencetak/printer (desk jet, buble jet, laser jet, plotter) dan alat penterjemah gambar cetakan (digitizer dan scanner).

d. Cara Kerja Sebuah Komputer

Secara singkat cara kerja sebuah komputer sebagai berikut :

1).    Data dimasukkan oleh pengguna komputer melalui keyboard (huruf dan angka) atau mouse dan scanner (data grafis/gambar) ke dalam CPU. Data-data tersebut dimasukkan ke software aplikasi untuk diolah di dalam processor dan ditampilkan di layar monitor. Apabila data sudah muncul di layar monitor, pengguna memerintah komputer untuk menyimpan hasil kerjanya dalam media penyimpan (disket atau hardisk) ataupun memerintah komputer untuk mencetaknya melalui sebuah printer.

2).     Di dalam CPU terjadi proses komunikasi data. Data yang masuk ke program aplikasi segera diteruskan ke program sistem operasi. Oleh program sistem operasi, data ini diubah menjadi bahasa mesin yang bisa dimengerti oleh peralatan elektronik yang ada di dalam komputer sehingga di layar monitor tampil apa yang diinginkan oleh pengguna. Dengan kata lain berkomunikasi dengan alat cetak (printer) dan menyuruh printer untuk mencetak file yang diinginkan.

e. Penggolongan Komputer

Berikut ini penggolongan komputer berdasarkan data yang diolah, penggunaan, kapasitas/ukurannya, dan generasinya.

 

1)   Berdasarkan data yang diolah dikenal :

1)   Komputer Analog

2)   Komputer Digital

3)   Komputer Hybrid

 

2)  Berdasarkan penggunannya dikenal :

1)   Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer)

2)   Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer)

 

3)  Berdasarkan kapasitas dan ukurannya dikenal :

1)   Komputer Mikro (Micro Computer)

2)   Komputer Mini (Mini Computer)

3)   Komputer Kecil (Small Computer)

4)   Komputer Menengah (Medium Computer)

5)   Komputer Besar (Large Computer)

6)   Komputer Super (Super Computer)

4)  Berdasarkan generasinya dikenal :

1)   Komputer Generasi Pertama (1946-1959)

2)   Komputer Generasi Kedua (1959-1964)

3)   Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)

4)   Komputer Generasi Keempat (1979-sekarang)

5)   Komputer Generasi Kelima

 

Perangkat Masukan (Input Device)

Input device adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar system. Input dapat berupa signal input atau maintenance input. Di dalam sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input digunakan untuk memasukkan data dan untuk memasukkan program.

Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu sebagai alat input dan berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang demikian disebut sebagai terminal. Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan kabel langsung atau lewat alat komunikasi.

Terminal dapat digolongkan menjadi non intelligent terminal, smart terminal, dan intelligent terminal. Non intelligent terminal hanya berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil output, dan tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses. Peralatan seperti ini juga disebut sebagai dumb terminal. Smart terminal mempunyai alat pemroses dan memori di dalamnya sehingga input yang terlanjur dimasukkan dapat dikoreksi kembali. Walaupun demikian, terminal jenis ini tidak dapat diprogram oleh pemakai, kecuali oleh pabrik pembuatnya. Intelligent terminal dapat diprogram oleh pemakai.  Peralatan yang hanya berfungsi sebagai alat input dapat digolongkan menjadi alat input langsung dan tidak langsung. Alat input langsung yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses, sedangkan alat input tidak langsung melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses.  Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing device (misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet), scanner (misalnya magnetic ink character recognition, optical data reader atau optical character recognition reader), sensor (misalnya digitizing camera), voice recognizer (misalnya microphone), sedangkan alat input tidak langsung misalnya keypunch yang dilakukan melalui media punched card (kartu plong), key-to-tape yang merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses oleh alat pemroses, dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic disk (misalnya disket atau hard disk ) sebelum diproses lebih lanjut.

Ada berbagai jenis data yang dikirimkan ke komputer, seperti :

a)    Data berupa karakter, huruf, kode, simbol : keyboard .

b)    Data berupa besaran vektor (besaran dan arah) : pointing device .

c)    Data imaging: gambar, visual.

d)    Untuk automasi : pengiriman data terus menerus.

 

a. Keyboard

Penciptaan keyboard komputer diilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar rancangannya dibuat dan dipatenkan oleh Christopher Latham pada tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington. Keyboard komputer pertama disesuaikan dengan kartu pelubang (punch card) dan teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype). Tahun 1946 komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat input dan output. Bila mendengar kata “keyboard”, pikiran tidak lepas dari adanya sebuah komputer karena keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri atas  tombol-tombol untuk mengetikkan kalimat dan simbol-simbol khusus pada komputer.

Keyboard dalam bahasa Indonesia artinya papan tombol jari atau papan tuts.  Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf (alphabet) A – Z, a – z, angka (numeric) 0 – 9, tombol dan karakter khusus seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _ – + = < > / , . ? : ; “ ‘ \ |, tombol fungsi (F1 – F12), serta tombol-tombol khusus lainnya yang jumlah seluruhnya adalah 104 tuts. Pada mesin ketik jumlah tutsnya adalah 52 tuts. Bentuk keyboard umumnya persegi panjang, tetapi saat ini model keyboard sangat variatif.  Banyak orang menggunakan mesin ketik, baik menisn ketik biasa maupun mesin ketik listrik. Keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan fungsi dengan mesin ketik. Perbedaannya terletak pada hasil output atau tampilannya. Bila digunakan mesin ketik manual maka tidak dapat menghapus atau membatalkan apa-apa yang sudah ketik. Tidak demikian halnya dengan keyboard. Apa yang diketikkan  dengan keyboard, hasil atau keluarannya dapat dilihat di layar monitor. Dara dapat dimodifikasi atau diubah bentuk tulisannya, dan kesalahan ketik dapat diperbaiki. Keyboard dihubungkan ke komputer  melalui kabel yang dimasukkan ke dalam port pada CPU komputer.

 

b. Mouse

Pada dasarnya, penunjuk (pointer) yang dikenal dengan sebutan “Mouse” dapat digerakkan kemana saja berdasarkan arah gerakan bola kecil yang terdapat dalam mouse. Jika bola kecil dikeluarkan dari dalam mouse, akan terlihat dua pengendali gerak di dalamnya. Kedua pengendali gerak tersebut dapat bergerak bebas,  yang satu searah horisontal (mendatar) dan satu lagi vertikal (atas dan bawah).  Jika kita menggerakkan pengendali horisontal, penunjuk bergerak secara horisontal saja pada layar monitor komputer. Sebaliknya jika penunjuk vertikal yang digerakkan, penunjuk (pointer) hanya bergerak secara vertikal saja dilayar monitor. Jika keduanya bergerak maka gerakan penunjuk (pointer) akan menjadi diagonal.  Bola kecil dimasukkan kembali, maka bola itu akan menyentuh dan menggerakkan kedua pengendali gerak sesuai dengan arah mouse yang kita gerakkan.

Beberapa mouse terdapat tiga tombol, tetapi umumnya hanya dua tombol, paling kiri dan yang paling kanan. Pengaruh penekanan tombol atau yang di kenal dengan istilah “Click” ini tergantung pada obyek (daerah) yang ditunjuk. Komputer akan mengabaikan penekanan tombol bila tidak mengenai area atau obyek yang tidak penting.

Penggunaan mouse dikenal dengan istilah “Drag” artinya menggeser atau menarik. Apabila ditekan tombol paling kiri tanpa melepaskannya dan sambil menggesernya, maka akan mengakibatkan obyek tersebut berpindah. Kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada jenis program apa dilakukan. Mouse terhubung ke komputer dengan sebuah kabel. Ujung kabel tersebut dimasukkan dalam port yang terdapat di CPU komputer.

c. Scanner

Scanner adalah suatu alat elektronik yang berfungsi mirip dengan mesin fotokopi. Bedanya mesin fotocopy hasilnya dapat langsung dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor, kemudian baru dapat diubah dan dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus.  Hasilnya dapat disimpan sebagai file text, dokumen atau gambar. Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang berukuran kertas folio,  berukuran postcard, bahkan yang terbaru, berbentuk pena. Bentuk pena diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan hingga 1.000 halaman teks cetak dan dapat ditransfer ke sebuah komputer pribadi (PC). Scanner  berukuran pena dinamakan Quicklink. Pena scanner tersebut berukuran panjang enam inci dan beratnya sekitar tiga ons. Menurut WizCom, scanner tersebut dapat melakukan pekerjaannya secara acak lebih cepat dari scanner yang berbentuk datar. Data yang telah diambil oleh scanner, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII.  Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi dapat berbentuk penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.

 

1. Cara kerja Scanner

Tombol mouse ditekan untuk memulai scanning. Hal-hal yang terjadi adalah:

a)    Penekanan tombol mouse pada komputer menggerakkan pengendali kecepatan pada mesin scanner.   Mesin yang ada dalam scanner mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning.

b)    Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiriman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning.

c)    Nyala lampu yang terlihat pada scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah berproses.

d)    Setelah nyala lampu sudah mati, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor.

e)    Apabila hasil atau tampilan teks / gambar ingin diubah, dapat menggunakan software-software aplikasi yang ada. Misalnya dengan Adobe Photoshop, pot scanned, dan lain- lain.

 

2. Jenis Scanner

Ada dua jenis scanner yang digunakan untuk memeriksa gambar berwarna, Kedua jenis scanner tersebut adalah :

a)    Scanner yang hanya bisa satu kali men-scan dan menyimpan semua warna.

b)    Scanner yang langsung bisa tiga kali digunakan untuk menyimpan beberapa warna (merah, hijau dan biru).

Scanner yang disebut pertama cara kerjanya lebih cepat dibandingkan dengan yang kedua, tetapi kurang bagus bila digunakan untuk reproduksi warna. Kebanyakan scanner dijalankan pada 1-bit (binary digit/angka biner), 8-bit (256 warna), dan 24 bit (lebih dari 16 juta warna). Bila diinginkan hasil yang lebih baik,  dianjurkan menggunakan scanner dengan bit yang besar agar resolusi warna lebih banyak dan bagus.

d. Camera Digital

Salah satu input device yang sedang marak belakangan ini adalah digital camera. Dengan adanya alat ini, dapat lebih mudah memasukkan data berupa gambar apa saja, dengan ukuran yang relatif cukup besar ke dalam komputer. Digital camera yang beredar di pasaran saat ini ada berbagai macam, mulai dari jenis camera untuk mengambil gambar statis sampai dengan camera yang dapat merekam gambar dinamis.

 

e. Mic (Microphone)

Kamera dapat digunakan untuk memasukkan input   berupa gambar (dan suara), sedangkan mic digunakan hanya untuk memasukkan input suara. Penggunaan mic tentu saja memerlukan perangkat keras tambahan untuk menerima input suara yaitu sound card, dan speaker untuk mendengarkan hasil rekaman suara.

Perangkat Keluaran (Output Device)

Output yang dihasilkan dari pemroses dapat dikelompokkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga output pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan kelompok terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer.   Peralatan output dapat berupa:

a)    Hard-copy device

Alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film.

b)    Soft-copy device

Alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik.

c)    Drive device atau driver

Alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape.  Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat input.

 

Output bentuk pertama sifatnya adalah permanen dan lebih portable (dapat dilepas dari alat outputnya dan dapat dibawa ke mana-mana). Alat yang umum digunakan adalah printer, plotter, dan alat microfilm, sedangkan output bentuk kedua dapat berupa video display, flat panel, dan speaker. Alat output bentuk ketiga yang menggunakan media magnetic disk adalah disk drive dan yang menggunakan media magnetic tape adalah tape drive.

a. Monitor

Monitor adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya berupa signal elektronik. Sigal elektronik berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan.

Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).

 

b. Printer dan Plotter

Printer dan plotter adalah jenis hard-copy device. Keluaran hasil proses dicetak di atas kertas. Printer memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran, serta ketajaman hasil cetak. Ukuran kertas yang dapat digunakan pun beragam. Untuk mencetak di atas kertas dengan ukuran yang sangat besar dapat digunakan plotter.

 

1. Teknologi Printer

Dari waktu ke waktu, teknologi printer terus berkembang sehingga harus mengikuti perkembangan informasi. Printer dalam bahasa Indonesia berarti pencetak (alat cetak). Istilah ‘printer’ saat ini sering digunakan untuk menyebut alat cetak yang terhubung dengan komputer. Untuk menghubungkan printer dengan komputer diperlukan sebuah kabel yang terhubung dari printer ke CPU komputer. Banyak merk produk printer sering dijumpai. Untuk mengetahui lebih jelas tentang fungsi, jenis printer dan cara kerja printer, silahkan membaca uraian berikut ini.

 

2. Fungsi Printer

Printer adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan yang lain  dari komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal pada resolusi printer disebut dpi (dot per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya, semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, semakin resolusinya rendah, hasil cetakan akan buruk / tidak bagus.

3. Jenis Printer

a)    Printer Dot-Matrix

Printer Dot-Matrix adalah pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat rendah. Ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang baik. Gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan. Umumnya, printer jenis dot-matrix juga hanya mempunyai satu warna, yaitu warna hitam. Printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal ‘bandel’ (awet). Kelebihan lainnya, pita printer dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.

b)    InkJet Printer

Inkjet printer adalah alat cetak yang sudah menggunakan tinta dan kualitas hasil cetak gambar berwarna cukup bagus. Kecepatan mencetak jumlah halaman pada printer inkjet tidak sama, tergantung pada jenis merk printer tersebut. Pada inkjet printer, hasil cetakan lebih lama keringnya bila dibandingkan dengan laser printer.

c)    Laser Printer

Sebagian dari laser printer bentuknya mirip dengan mesin fotokopi. Daya cetaknya cukup banyak bisa mencapai lebih dari 10 lembar per menit. Kualitas hasil cetak laser printer sangat bagus sehingga mirip sekali dengan aslinya. Hasil cetakan cepat kering, tetapi harga printer cukup mahal.

 

c. Infocus

Infocus hampir sama dengan monitor. Fungsinya untuk menampilkan gambar/visual hasil pemrosesan data. Hanya saja, infocus memerlukan obyek lain sebagai media penerima pancaran signal gambar yang dipancarkan. Media penerima tersebut sebaiknya memiliki permukaan datar dan berwarna putih (terang). Biasanya yang digunakan adalah dinding putih, whiteboard, ataupun kain/layar putih yang dibentangkan.

Media Penyimpan (Storage)

Memori eksternal adalah perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data di luar komponen utama yang telah disebutkan di depan. Contoh dari memori eksternal adalah floppy disk, hard disk , CD-ROM, DVD. Hampir semua memori eksternal yang dipakai belakangan ini berbentuk disk/piringan. Cara operasi data dilakukan dengan perputaran piringan tersebut. Dari perputaran ini, dikenal satuan rotasi piringan yang disebut RPM (Rotation Per Minute). Makin cepat perputaran, waktu akses pun semakin cepat. Makin besar juga tekanan terhadap piringan sehingga makin besar panas yang dihasilkan. Untuk media berkapasitas besar dikenal beberapa sitem yang ukuran RPM-nya sebagai berikut :

a.    3600 RPM Pre-IDE

b.    5200 RPM IDE

c.     5400 RPM IDE/SCSI

d.    7200 RPM IDE/SCSI

e.    10000 RPM SCSI

 

Setiap memori eksternal memiliki alat baca dan tulis yang disebut head (pada hard disk ) dan side (pada floppy). Tiap piringan memiliki dua sisi head/side, yaitu sisi 0 dan sisi 1. Setiap head/side dibagi menjadi lingkaran konsentris yang disebut track. Kumpulan track yang sama dari seluruh head yang ada disebut cylinder. Suatu track dibagi lagi menjadi daerah-daerah lebih kecil yang disebut sector.

a. Floppy Disk

Floppy disk drive yang menjadi standar pemakaian terdiri atas dua ukuran yaitu 5.25” dan 3.5” yang masing-masing memiliki 2 tipe kapasitas Double Density (DD) dan High Density (HD). IP Drive kapasitas pada floppy disk mendorong lahirnya teknologi. Harddisk memiliki komponen-komponen : piringan logan (platter), head, dang rangkaian elektronik, apasitas hard disk bermacam-macam, mulai dari ukuran 1.44 Mbytes sampai dengan 360 Kbytes (DD) dan 1.2 Mbytes (HD). Floppy disk 3.5” memiliki kapasitas 720 Kbytes (DD) dan (HD). Kapasitas yang dapat ditampung oleh floppy disk memang cenderung kecil. Jika dibandingkan dengan kebutuhan transfer dan penyimpanan data yang makin lama makin besar. Floppy disk hanya dapat menyimpan file teks, karena keterbatasan kapasitas. Walaupun demikian, penulisan pada floppy disk dapat dilakukan berulang-ulang dan memakan waktu yang relatif lama.

b. Zip Drive

Keterbatasan kapasitas pada floppy disk mendorong lahirnya teknologi baru yang disebut dengan Iomega Zip Drive. Perangkat ini terdiri atas  floppy drive dan cartridge floppy khusus, yang mampu menampung sampai hampir 100MB data. Jumlah ini jelas memungkinkan untuk menampung file multimedia dan grafik (biasanya berukuran mega bytes), yang sebelumnya tidak dimungkinkan untuk disimpan dalam floppy disk.

c. Hard disk

Hard disk memiliki komponen-komponen : piringan logan (platter), head, rangakaian rangkaian penguat, DSP (digital signal precessor), chip memory, konektor, spindle, dan actuator arm motor controller. Kapasitas hard disk  bermacam-macam mulai dari Mbytes sampai dengan Gbytes. Ukuran kapasitas yang sangat besar ini sangat menguntungkan dalam hal penyimpanan data. Seperti halnya floppy disk dan Iomega Zip drive, hard disk  juga dapat menangani penulisan berulang-ulang dengan kecepatan yang relatif jauh lebih cepat dibandingkan dengan floppy disk. Kekuranganya terdapat kendala dalam segi mobilitas karena untuk memindah-mindahkan hard disk  sangat sulit.

 

d. CD-ROM

Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data di optical dick mulai diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compact Disc. Sejak saat itu mulai berkembanglah teknologi penyuimpanan pada optical disc. CD-ROM terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang reflektif seperti alumunium. Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. Proses ini dilakukan dengan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk. Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai lubang-lubang, kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor yang dikonversi menjadi data digital.

Penulisan data pada CD-ROM hanya dapat dilakukan sekali saja. Walaupun demikian, optical disk ini memiliki keunggulan dari segi mobilitas. Bentuknya yang kecil dan tipis memudahkan untuk dibawa-bawa (mobile). Kapasitas penyimpanannya pun cukup besar, yaitu 650 Mbytes sehingga media ini biasanya digunakan untuk menyimpan data-data sekali tulis saja, seperti installer, file lagu (mp3), ataupun data statik lainnya.

e. Digital Versatile Disc (DVD)

Digital Versatile Disc (DVD) adalah generasi lanjut dari teknologi penyimpanan dengan menggunakan media optical disc. DVD memiliki kapastias yang jauh lebih besar dari  CD-ROM biasa, yaitu mencapai 9 Gbytes. Teknologi DVD sekarang banyak dimanfaatkan secara luas oleh perusahaan musik dan film besar sehingga menjadikannya sebagai produk elektronik yang paling diminati dalam kurun waktu 3 tahun sejak diperkenalkan pertama kali. Perkembangan teknologi DVD-ROM pun lebih cepat dibandingkan CD-ROM. Transfer data satu kali DVD-ROM memungkinkan rata-rata transfer data 1.321 MB/s dengan rata-rata burst transfer 12 MB/s.

 

Semakin besar cache (memori buffer) yang dimiliki DVD-ROM, semakin cepat penyaluran data yang dapat dilakukan.  Macam-macam DVD yang beredar di pasar adalah sebgai berikut.

1)   DVD menyediakan format yang dapat ditulis satu kali ataupun lebih, yang disebut dengan Recordable DVD, dan memiliki 6 macam versi, yaitu :

2)   DVD-R for General, hanya sekali penulisan

3)   DVD-R for Authoring, hanya sekali penulisan

4)   DVD-RAM, dapat ditulis berulang kali

5)   DVD-RW, dapat ditulis berulang kali

6)   DVD+RW, dapat ditulis berulang kali

7)   DVD+R, hanya sekali penulisan

Setiap versi DVD recorder dapat membaca DVD-ROM disc, tetapi memerlukan jenis disk yang berbeda untuk melakukan pembacaan. Kompatibilitas antara jenis recorder dengan jenis disk dapat dilihat pada tabel di atas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: